pecel di Nganjuk
KULINER,  TRIP

4 Rekomendasi Nasi Pecel di Nganjuk yang Enak

Kabupaten Nganjuk sebagai kota saya dilahirkan dan dibesarkan tentu memiliki keistimewaan buat aku. Kota kecil ini yang mengenalkanku dengan salah satu kuliner khas Jawa Timur, yaitu pecel. Menu pecel sebenarnya bisa ditemui di beberapa kota di Jawa Timur. Akan tetapi, saat di Nganjuk, ada sejumlah menu nasi pecel yang wajib untuk dikunjungi karena dinilai memiliki tingkat kepedasan dan kelezatan yang berbeda dari yang lain. Ini beberapa menu nasi pecel di Nganjuk yang wajib dicoba!

Nasi Pecel Mbah Ngantuk – Ploso

Mungkin di antara kalian ada yang tahu tentang deretan penjual pecel yang ada di sepanjang Jl. A. Yani Nganjuk setiap malam? Nah, ada salah satu nasi pecel yang melegenda dan selalu jadi incaran para pemburu nasi pecel dalam deretan itu, namanya Pecel Mbah Ngantuk. Lokasinya tepat di seberang kantor BCA. Buka mulai jam 5 sore sampai malam.

Digantikan oleh cucu Mbah Ngantuk. Sumber: MinumKopi.com
Tampilan Pecel Mbah Ngantuk. Sumber: instagram.com/nganjuk_foodies

Sambel pecelnya ini pedes dan legit. Di meja penjual juga disajikan aneka lauk pauk mulai dari sate ampela, perkedel, sate telur puyuh, telor dadar, ceplok, dan paru sapi. Di sepanjang jalan ini, rata-rata harga per porsi 5 ribu rupiah saja. Tambah aneka lauk umumnya mulai 1.500-2.000 rupiah saja.

Maps: Nasi Pecel Cucu Mbah Ngantuk

Pecel Bledek – Nganjuk & Bagor

Buat pecinta nasi pecel, wajib mampir ke lokasi Nasi Pecel Bledek. Lokasinya terletak di Jl. Gubernur Suryo, tepatnya di sebelah timur Gedung Juang. Pecel Bledek ini mulai dikenal karena sensasi pedasnya yang nendang serasa ditendang sama geledek (bledek).

Nasi pecel bledek khas Nganjuk. Sumber: instagram.com/nganjuk_foodies

Berbeda dengan pecel Mbah Ngantuk, pecel bledek ini tidak menyediakan banyak macam lauk. Hanya ada tempe atau tahu goreng saja. Pecel bledek ini memiliki dua lokasi berbeda. Pertama di timur Gedung Juang. Kedua, di desa Sekar Putih, Bagor. Jika ingin porsi lebih banyak, bisa langsung ke desa Sekar Putih. Tapi hanya buka saat pagi saja. Sedangkan di timur Gedung Juang buka pagi jam 6 – 11 siang, dan malam dari jam 5 sore – 9 malam. Harga per porsinya sekitar 5ribu rupiah saja. Kalau ingin tambah setengah porsi, juga bisa.

Baca Juga:  Menikmati Wisata Alam, Srambang Park Ngawi

Maps: Nasi Pecel Bledek Nganjuk

Pecel Mbah Mbleh – Bagor

Kuliner pecel yang mungkin bisa dinikmati oleh pelancong saat melintas kota Nganjuk adalah Pecel Mbah Mbleh. Lokasinya ada di Kendalrejo, Bagor. Pecel di sini menurutku juga enak karena menyajikan sambal yang pedas dengan sambal kacang yang kental dan kadang ada prongkolannya juga. Kalau datang ke lokasi Mbah Mbleh ini belum pernah, karena agak jauh dari rumahku dan hanya buka di atas jam 5 sore. Tapi dulu almarhum bapak yang hobi cangkruk ke sana ke mari, pernah bawain ini malem-malem. Aromanya itu sedep banget karena dilapisi daun pisang.

Nasi Pecel Mbah Mbleh. Sumber: instagram.com/feronicas

Untuk harga sih tidak tahu pastinya berapa. Tapi rata-rata nasi pecel di Nganjuk umumnya 5ribu aja. Belum termasuk minum.

Maps: Nasi Pecel Mbah Mbleh

Nasi Pecel Mbok Jimur – Tiripan

Nasi pecel mbok Jimur ini salah satu nasi pecel legend di Nganjuk. Soalnya lokasinya jauh dari perkotaan dan kental dengan nuansa pedesaan. Pecel ini berbeda packaging dari kebanyakan pecel-pecel di Jawa Timur, karena menggunakan daun jati sebagai alasnya. Berlokasi di desa Tiripan, Kecamatan Berbek, pecel ini buka 24 jam. Percaya ndak?

Pesona pecel daun jati Mbok Jimur. Sumber: instagram.com/nganjuk_foodies

Karena emang jarang banget ada orang jualan nasi 24 jam di Nganjuk, jadi pecel di sini termasuk istimewa. Belum lagi sambal pecel yang pedas dan legit dipadu dengan peyek yang gurih dan renyah. Harga nasi pecel di sini menurutku lumayan mahal untuk lokasi di pedesaan, yaitu 6ribu rupiah per porsinya. Saat tiba di sini, nggak akan lihat meja penjual di depan rumah atau warung. Langsung saja masuk ke dalam rumah yang terhubung langsung ke dapur dengan tungku yang masih menggunakan kayu bakar. Ruangan di sebelah dapur ini yang jadi meja kerja Mbok Jimur selama berjualan. Waktu pertama kali datang ke sini, si Mbok pun juga mewanti-wanti, “Mangke menawi njenengan mriki jam 2 peteng, njenengan dodok i mawon. Mangke kulo cepakne. (Nanti kalau Anda ke sini jam 2 pagi, Anda ketuk saja (pintunya). Nanti saya siapkan (makanannya).” Seperti itu kata Mbok Jimur.

Baca Juga:  Menikmati Wisata Alam, Srambang Park Ngawi

Maps: Nasi Pecel Mbok Jimur

Dari semua nasi pecel yang direkomendasikan, favoritku memang nasi pecel bledek. Sambal pecelnya menurutku pedes dan nendang banget. Salah satu tempat yang menurutku recommended banget. Selanjutnya ada pecel Mbah Ngantuk, yang tiap malam selalu penuh kursinya. Salah satu ciri khas nasi pecel Nganjuk ini cenderung pedas dan manis. Lebih istimewa kalau dibungkus menggunakan daun pisang yang membuat aroma pecel terasa wangi dan nggak boleh disia-siakan untuk segera disantap. Kalau kalian mampir ke Nganjuk, coba salah satu tempat ini, ya!

Saya Okta. Ibu satu anak sekaligus istri seorang guru honorer. Berkepribadian introvert. Dari dulu hobi sekali nulis. Pernah menjadi editor di sebuah penerbitan di Surabaya. Menyukai dunia literasi. Dan sekarang suka sekali menulis tentang apa saja. Saat ini menetap di Kabupaten Nganjuk. Kesibukan saat ini selain menulis adalah mengelola akun kuliner di instagram dan menjalankan bisnis online.

6 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.