DIY

DIY Face Mist dari Daun Mint dan Mentimun

Meski sudah mencapai usia di kepala tiga, saya masih memproduksi minyak berlebih di kulit wajah. Ya gimana enggak, tiap hari makannya yang berlemak melulu. Walaupun saya tidak sedang travelling, alias di rumah aja, minyak selalu membuat kulit wajah saya tampak kusam. Saya membutuhkan face mist untuk membuat wajah saya terasa lebih segar. Cara alami yang saya lakukan untuk membuat kulit terasa segar di siang hari adalah dengan membuat face mist dari daun mint, mentimun, dan jeruk nipis.

Manfaat Daun Mint dan Bahan Lainnya

Bahan utama yang saya gunakan ada tiga macam, yaitu mentimun, jeruk nipis, dan daun peppermint. Tiga bahan tersebut memiliki manfaat yang baik untuk kulit berminyak saya. Terutama di iklim tropis dan berangin seperti di Nganjuk. Berikut adalah manfaat dari bahan-bahan yang saya gunakan.

  • Daun peppermint, memiliki efek yang menyegarkan dan menenangkan untuk kulit. Ketika diaplikasikan ke kulit, dapat membuat kulit tampak lebih cerah dan segar. Minyak atsiri pada daun mint juga mengandung anti-iritasi yang dapat menyembuhkan berbagai masalah kulit seperti jerawat yang meradang, kulit terbakar, dan gigitan serangga. Sensasi d
  • Mentimun, 90 persen kandungannya adalah air, yang dapat memberikan efek kelembaban sekaligus menyegarkan untuk kulit. Di dalam mentimun terdapat kandungan vitamin C dan B kompleks, kalsium, dan zat besi. Selain itu, terdapat kandungan silika yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kulit terkait peradangan, termasuk sunburn, eksem, jerawat, dan psoriasis.
  • Jeruk nipis, memiliki kandungan asam yang dapat mengangkat sel kulit mati dan meremajakan kulit. Kandungan vitamin C pada jeruk nipis dapat melindungi kulit dari masalah infeksi yang disebabkan oleh jerawat.

Vitamin C protects the skin from infections as well as cures rashes, acne, pimples, bruises, and blemishes, as per a study by Dr. Claude Saliou, Johnson & Johnson, Skin Research Center, New Jersey, US. Flavonoids in it also inhibit microbial growth, which helps prevent gum bleeding.” – organicfacts.net

 

DIY: Peppermint Leaves and Cucumber Face Mist

Sebelum menyiapkan bahan, lengkapilah peralatan berikut.

  • panci untuk merebus
  • gelas takar
  • botol spray
  • kain kasa atau cheese cloth
  • saringan stainless

DIY Peppermint Cucumber Lime Face Mist

DIY Peppermint Cucumber Lime Face Mist

Ingredients

  • 15 cm mentimun, dikupas dan dicuci bersih
  • 1 genggam daun mint
  • 1 iris jeruk nipis
  • 100 ml air destilasi/air suling

Instructions

  1. Rebus daun mint ke dalam air menggunakan api kecil.
  2. Sambil menunggu rebusan daun mint, parut mentimun di atas wadah dengan dilapisi kain kasa di bawah parutan. Kemudian peras kain kasa sehingga menghasilkan air mentimun murni (tidak perlu ditambahkan dengan air).
  3. Peras jeruk nipis di air mentimun.
  4. Setelah air rebusan daun mint menjadi hijau dan menyusut, matikan api dan dinginkan di suhu ruang.
  5. Pindahkan semua bahan ke dalam gelas takar. Dalam proses ini, kalian dapat menambahkan essential oil apabila menggunakan botol spray dari kaca.
  6. Setelah tercampur rata, pindahkan ke dalam botol spray.
  7. Tambahkan beberapa lembar daun mint segar ke dalam botol.
  8. Simpan di dalam lemari es.
http://oktatopia.com/diy-face-mist-daun-mint/

Cara menggunakan: Semprotkan pada wajah setiap kali dibutuhkan. Air face mist juga bisa digunakan untuk campuran masker.

Hasil penggunaan: Setelah kulit saya mendapatkan semprotan dari face mist ini, produksi minyak pada wajah tidak berkurang. Namun wajah menjadi lebih moist dan lebih sejuk.

Masa kadaluarsa selama di dalam lemari es biasanya mencapai 2-3 bulan. Tergantung pada proses pembuatan juga.

Catatan: hasil setiap orang selalu berbeda-beda, bergantung pada jenis kulit masing-masing.

 

Sumber:

I am Okta, the Oktatopia.com owner. I am a new mother, a wife, and a woman in this universe. I am a new learner of green lifestyle, so feel free to make discuss on the comment board.

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.